Tampilkan postingan dengan label Pemain Timnas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemain Timnas. Tampilkan semua postingan

Ramadhan Sananta, Ricky Kambuaya, dan Pratama Arhan berpeluang dipanggil kembali ke Timnas Indonesia besutan Patrick Kluivert

Ramadhan Sananta, Ricky Kambuaya, dan Pratama Arhan berpeluang dipanggil kembali ke Timnas Indonesia besutan Patrick Kluivert. Sementara, Rafael Struick, terancam tidak dipanggi atau berpotensi jadi cadangan.
Hal tersebut dikatakan pengamat sepak bola nasional, Ophan Lamara, dalam tayangan YouTube tvOneNews belum lama.
"Beberapa waktu yang lalu, pada awal keberadaannya di Indonesia, Patrick Kluivert mengatakan salah satu syarat untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia melanjutkan kualifikasi Piala Dunia 2026 adalah menjadi pemain utama di klubnya masing-masing. Ini statement yang sangat keras," kata Ophan Lamara.
"Artinya apa? Sangat terbuka kemungkinan beberapa pemain yang saat ini membela Timnas Indonesia di bawah Shin Tae-yong akan dianalisis dan dievaluasi oleh Patrick Kluivert," tandas Ophan Lamara.
"Salah satu yang saya dengar belakangan ini adalah Rafael Struick. Kita tahu di Brisbane Roar, di Australia, Rafael emang kerap jadi cadangan. Nah, ini menjadi warning," imbuhnya.
Sukses Ramadhan Sananta, Ricky Kambuaya, dan Pratama Arhan tampil memesona membuat ketiga pemain itu berpeluang kembali dipangggil jelang lanjutan laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di mana Tim Garuda bakal bentrok dengan Australia pada 20 Maret mendatang.

Hanya Thom Haye yang mampu tampil konsisten di level tertinggi dari empat nama tersebut

Timnas Indonesia 🇮🇩 hanya dihuni oleh empat gelandang tengah dalam beberapa pertandingan terakhir. Mereka adalah Thom Haye, Ivar Jenner, Ricky Kambuaya, dan Nathan Tjoe-A-On.

Namun, hanya Thom Haye yang mampu tampil konsisten di level tertinggi dari empat nama tersebut. Sebelumnya, PSSI berencana untuk menaturalisasi gelandang Royal Antwerp, Jairo Riedewald.

Sayangnya, proses naturalisasi pemain berusia 28 tahun itu dikabarkan menemui kendala terkait administrasi.

🗣️ "Selama ini kami mencoba ajak bicara dan akhirnya mau bergabung bersama Timnas Indonesia yakni Joey Pelupessy."

🗣️ "Dia keturunan Maluku dan dia kapten di klubnya serta mempunyai pengalaman di Liga Inggris 🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿 dan sekarang di Liga Belgia 🇧🇪."

🗣️ "Saya rasa dia akan mendukung lini tengah timnas Indonesia karena saat ini masih kurang," kata Erick.

Sumber: superballbolasportcom

#sepakbola #fansbook #bjti #kabartimnas

Maarten Paes Ternyata Seorang Striker

KISAH unik Maarten Paes menarik untuk diulas. Sebab, kiper Timnas Indonesia dan FC Dallas itu ternyata dulunya seorang striker.
Akan tetapi, Maarten Paes memiliki fisik yang kurang mumpuni sebagai penyerang. Dirinya terlalu malas berlari untuk bisa mendapat bola dan mencetak gol. Dirinya pun selalu malas-malasan jika harus berlatih.
“Ini adalah kisah yang aneh. Saya adalah seorang penyerang berusia 15 tahun yang tidak bersemangat dan mengikuti setiap sesi latihan tanpa motivasi. Saya tidak suka menjadi penyerang, terlalu banyak berlari,” kata Maarten Paes.
“Saya menemukan gairah saya dalam artian saya menjadi terobsesi untuk menjadi penjaga gawang yang baik, dan sejak saat itu, perkembangan saya terus meningkat pesat,” kata Paes.
“Awalnya, saya adalah penjaga gawang yang sangat tidak biasa karena saya belajar banyak hal dari diri saya sendiri. Saya seperti berlian yang belum diasah, dan sedikit demi sedikit, saya menjadi semakin baik,” lanjutnya.
“Saya masih merasa masih banyak potensi yang tersisa untuk berkembang dalam hal itu,” ucap Maarten Paes.

Satu sosok menjadi sorotan utama di tengah performa loyo lini belakang Persija Jakarta itu, yakni Rizky Ridho.

Satu sosok menjadi sorotan utama di tengah performa loyo lini belakang Persija Jakarta itu, yakni Rizky Ridho. Bek andalan Timnas Indonesia itu seperti mengalami penurunan performa.

Asisten pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson, mencoba memberikan penjelasan mengenai penampilan Rizky Ridho. Ricky menyebut Ridho hanya menjalani hari buruk saja, bukan penurunan performa secara keseluruhan.

“Semua pemain punya yang namanya bad day, semua orang. Artinya ya mungkin kalau dilihat dari kesalahan Ridho terakhir bisa saja dilihat seperti itu, tetapi dia juga buat save di kesempatan lain, tidak bisa dibandingkan,” ujar Ricky Nelson.

“Mungkin di momen itu ada kesalahan dan jadi gol untuk lawan, ya namanya kompetisi, hari itu mungkin Ridho tidak beruntung. Salah sedikit jadi gol buat lawan, ya itu bad day,” jelas Ricky Nelson.

Lini pertahanan Persija Jakarta belakangan menjadi sorotan. Bagaimana tidak, gawang Macan Kemayoran dibobol tujuh kali oleh lawan dalam tiga laga terkini mereka di BRI Liga 1 2024/2025.
.
.
📰/bolacomid 

 
.
.
.
#rizkyridho #persija #briliga1 #liga1 #liga1indonesia #liga1match #ligaindonesia #pssi #indowarehouse

Kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, semakin menunjukkan performa gemilang di Liga Thailand bersama Port FC.

Kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, semakin menunjukkan performa gemilang di Liga Thailand bersama Port FC. 

Penampilan impresifnya dalam laga melawan Chonburi FC sukses mencuri perhatian, terutama setelah ia mencatatkan dua assist dalam kemenangan telak 4-0.

Usai pertandingan, penampilan luar biasa Asnawi mendapat respons positif dari para penggemar Port FC. 

Menariknya, publik Thailand yang sebelumnya meragukan kualitasnya kini mulai menyadari betapa pentingnya kehadiran Asnawi di tim.

"Luar biasa sekali," tulis komentar akun Thanantorn Wongracha di laman Facebook resmi Port FC.

"Bermain baik di semua posisi, pertandingan berikutnya minta seperti ini lagi ya," timpal Pruksa Sornkhem. "Menanglah sering-sering ya," ucap NunTiger Srinantakul penuh harap.

Entri Populer