Toko-mu.com | Toko Jaket dan Aksesoris Manchester United

Toko-mu.com | Toko Jaket dan Aksesoris Manchester United
Jual Jaket dan Aksesoris Manchester United Plaing lengkap paling lengkap
Tampilkan postingan dengan label Manchester News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manchester News. Tampilkan semua postingan

Manchester United Kalah Segalanya Dari Chelsea, Kecuali Jumlah Gol


Chelsea sebenarnya baik saat menjamu Manchester United pada laga Piala FA, Selasa (19/2). Faktanya, Setan Merah kalah dominasi bola, kalah jumlah passing, kalah akurasi umpan, tapi menang jumlah serangan dan jumlah gol.
Data usai pertandingan putaran kelima Piala FA antara Chelsea vs Manchester United yang usai dengan skor 0-2, Selasa (19/2) memperlihatkan betapa dominannya The Blues atas musuh beratnya tersebut. Skuad asuhan Maurizio Sarri menguasai bola sampai 67%, melepaskan passing di antara mereka sampai 638 kali dan akurasi umpan sampai 87%. Sama sekali tidak jelek, bukan?

Bandingkanlah itu dengan angka-angka yang diperoleh The Red Devils. Mereka hanya menguasai bola 33% saja sepanjang pertandingan, passing 319 kali dan akurasi umpan lebih rendah jauh, 73% saja. Tapi Setan Merah unggul jauh dalam jumlah serangan on target, lima banding dua. Dan dari lima itu dua berubah menjadi gol. Sekali melalui Ander Herrera dan sekali lagi melalui Paul Pogba. Keduanya pada bagian akhir babak pertama.
Gol pertama dari Herrera memperlihatkan efisiensi yang dimiliki oleh Setan Merah. Mereka menyerang dari sisi kiri dengan Juan Mata secara cepat mengumpan ke Paul Pogba, masih di lokasi favoritnya di sisi kiri lapangan. Gelandang Prancis itu kemudian mengirim umpan lambung jauh, agak ke sisi kanan kotak penalti. Marcos Alonso melompat setengah hati, tak menyangka Herrera menyelinap di belakangnya dan menanduk bola rendah saja, yang memantul dan mengecoh kiper Kepa Arrizabalaga.
BACA: Rekor Zlatan Ibrahimovic Dikalahkan Pemain Atlanta United
Detik-detik terakhir babak pertama, sekali lagi pemain Chelsea sepertinya tertidur. Sebuah bola terobosan sampai ke Marcus Rashford di sisi kanan lapangan dan ia mengumpan lambung ke bagian depan gawang Arrizabalaga. Lima pemain Chelsea mundur. Cukup aman, kan. Ada Paul Pogba meluncur masuk sendirian, dikelilingi lima pemain The Blues, tapi ia lebih cepat dalam menanduk umpan silang Rashford. Dan sekali lagi kiper Chelsea dikalahkan. Ia berhasil menyentuh bola, tapi momentum kekuatannya sudah tak bisa dihentikan. Dua gol Manchester United menang atas Chelsea. Tak disangka karena biasanya The Blues menang lawan The Devils di Stamford Bridge

Manchester United Kalah Segalanya Dari Chelsea, Kecuali Jumlah Gol


Chelsea sebenarnya baik saat menjamu Manchester United pada laga Piala FA, Selasa (19/2). Faktanya, Setan Merah kalah dominasi bola, kalah jumlah passing, kalah akurasi umpan, tapi menang jumlah serangan dan jumlah gol.
Data usai pertandingan putaran kelima Piala FA antara Chelsea vs Manchester United yang usai dengan skor 0-2, Selasa (19/2) memperlihatkan betapa dominannya The Blues atas musuh beratnya tersebut. Skuad asuhan Maurizio Sarri menguasai bola sampai 67%, melepaskan passing di antara mereka sampai 638 kali dan akurasi umpan sampai 87%. Sama sekali tidak jelek, bukan?

Bandingkanlah itu dengan angka-angka yang diperoleh The Red Devils. Mereka hanya menguasai bola 33% saja sepanjang pertandingan, passing 319 kali dan akurasi umpan lebih rendah jauh, 73% saja. Tapi Setan Merah unggul jauh dalam jumlah serangan on target, lima banding dua. Dan dari lima itu dua berubah menjadi gol. Sekali melalui Ander Herrera dan sekali lagi melalui Paul Pogba. Keduanya pada bagian akhir babak pertama.
Gol pertama dari Herrera memperlihatkan efisiensi yang dimiliki oleh Setan Merah. Mereka menyerang dari sisi kiri dengan Juan Mata secara cepat mengumpan ke Paul Pogba, masih di lokasi favoritnya di sisi kiri lapangan. Gelandang Prancis itu kemudian mengirim umpan lambung jauh, agak ke sisi kanan kotak penalti. Marcos Alonso melompat setengah hati, tak menyangka Herrera menyelinap di belakangnya dan menanduk bola rendah saja, yang memantul dan mengecoh kiper Kepa Arrizabalaga.
BACA: Rekor Zlatan Ibrahimovic Dikalahkan Pemain Atlanta United
Detik-detik terakhir babak pertama, sekali lagi pemain Chelsea sepertinya tertidur. Sebuah bola terobosan sampai ke Marcus Rashford di sisi kanan lapangan dan ia mengumpan lambung ke bagian depan gawang Arrizabalaga. Lima pemain Chelsea mundur. Cukup aman, kan. Ada Paul Pogba meluncur masuk sendirian, dikelilingi lima pemain The Blues, tapi ia lebih cepat dalam menanduk umpan silang Rashford. Dan sekali lagi kiper Chelsea dikalahkan. Ia berhasil menyentuh bola, tapi momentum kekuatannya sudah tak bisa dihentikan. Dua gol Manchester United menang atas Chelsea. Tak disangka karena biasanya The Blues menang lawan The Devils di Stamford Bridge

Kekalahan Perdana Ole Gunnar Solsjaer

Kalian pasti rindu dengan yang namanya ngeGOA yakan ?...
FT' MU 0-2 PSG
Ayolah masuk GOA
Respect Jangan maunya menang mulu cuk, pasti ada kalahnya Kalah jangan dibully. Waktu menang dibanggakan masa baru kalah pertama diBully ?
# GGMU1878

Setelah Mengalahkan Fulam Manchester United Menghadapi Jadwal Neraka

Usai mengalahkan Fulham pada Sabtu (9/2/2019), Manchester United menghadapi jadwal neraka untuk 8 laga ke depan.
Manchester United berhasil menang 3-0 atas
Fulham dalam laga pekan ke-26 Liga Inggris di Stadion Craven Cottage, Sabtu (9/2/2019).
Trigol kemenangan Manchester United dipersembahkan oleh Paul Pogba (14', 65'-pen) dan Anthony Martial pada menit ke-23.
Hasil ini membuat Manchester United untuk pertama kalinya musim ini naik ke posisi empat besar klasemen sementara dengan koleksi 51 poin.
Manchester United mengkudeta Chelsea (50) yang baru akan menjalani laga pekan ke-26 esok hari kontra Manchester City .
Baca Juga : Manchester United Ikut Gabung dalam Perburuan Tanguy Ndombele
Ole Gunnar Solskjaer terus mempertajam rekor tak terkalahkan menjadi 11 laga, dengan rincian 10 kemenangan dan sekali imbang.
Namun, tampaknya manajer yang kerap disapa Ole ini baru akan mendapat ujian besar pada kariernya di Man United dalam 8 laga selanjutnya.
Pasalnya, dalam 8 pertandingan berdurasi lebih dari satu bulan tersebut, Man United bakal menjalani jadwal yang bisa disebut sebagai jadwal 'neraka'.
Pasukan Setan Merah bakal melawan Paris Saint-Germain pada Selasa (12/2/2019) dalam babak 16 besar Liga Champions.
Manchester United
@ManUtd
W
W
W
W
W
W
W
W
D
W
W
49.5K 21:43 - 9 Feb 2019
15.1K people are talking about this
Kemudian, Man United akan bertandang ke Stamford Bridge, kandang Chelsea dalam laga babak kelima Piala FA, Senin (18/2/2019).
Lima hari berselang, Old Trafford akan menjamu rival dari pinggiran Sungai Merseyside, Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris.
Bulan Februari bakal ditutup Man United dengan partai tandang ke Crystal Palace pada (26/2/2019). Perlu diketahui, Crystal Palace kerap kali menyulitkan tim-tim besar musim ini.
Membuka bulan Maret, Man United bakal menjamu lawan yang realtif agak mudah, yakni Southampton di Old Trafford, Sabtu (2/3/2019).
Baca Juga : VIDEO - Gol Identik Beda 12 Tahun Martial dan Ronaldo ke Gawang Fulham
Namun usai lawan Soton, anak-anak asuhan Ole Gunnar Solskjaer bakal menghadapi 3 bigmatch berturut-turut yakni Paris Saint-Germain (A), Arsenal (A), dan Man City (H).
Berikut 8 laga 'neraka' yang akan dihadapi Manchester United.
Manchester United
@ManUtd
When it comes to @AnthonyMartial , Ole speaks for all of us!
Sound for this one, Reds... #MUFC
7,778 22:28 - 9 Feb 2019
1,541 people are talking about this
Selasa (12/2/2019) Liga Champions - Vs
Paris Saint-Germain (H)
Senin (18/2/2019) Piala FA - Vs Chelsea (A)
Sabtu (23/2/2019) Liga Inggris - Vs Liverpool (H)
Selasa (26/2/2019) Liga Inggris - Vs Crystal Palace (A)
Sabtu (2/3/2019) Liga Inggris - Vs Southampton (H)
Rabu (6/3/2019) Liga Champions - Vs Paris Saint-Germain (A)
Sabtu (9/3/2019) Liga Inggris - Vs Arsenal (A)
Sabtu (16/3/2019) Liga Inggris - Vs Man City (H)

Rating Romelu Lukaku Bikin Baper

Rating Pemain Man United Kontra Arsenal: Romelu Lukaku Bukan Sekedar Pencetak Gol
Manchester United melaju ke putaran lima FA Cup usai menyingkirkan rival mereka, Arsenal, di putaran empat yang berlangsung di Emirates Stadium, Sabtu (26/1) dini hari WIB. Setan Merah menang dengan skor 3-1.
Tiga gol United dicetak Alexis Sanchez, Jesse Lingard, dan Anthony Martial, sementara satu-satunya gol dari The Gunners dilesakkan oleh Pierre-Emerick Aubameyang.
Kemenangan itu jadi kemenangan kedelapan beruntun United di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer di seluruh kompetisi. Rotasi pemain tidak berpengaruh karena performa hebat yang ditampilkan United. Berikut rating lengkap pemain United di Emirates Stadium:
Kiper dan Lini Belakang
Sergio Romero (8/10): Saat David De Gea tidak bermain, Sergio Romero menggantikan tugasnya dengan sangat baik, meski statusnya kiper kedua United. Tidak berdaya ketika dijebol Aubameyang. Tapi, Romero melakukan dua penyelamatan dari upaya Aaron Ramsey dan Alexandre Lacazette.
Ashley Young (7/10): Lengah ketika menjaga Aubameyang hingga gol Arsenal tercipta. Kendati demikian, jiwa kepemimpinan dan kedisiplinan Young mampu memotivasi rekan setimnya.
Victor Lindelof (7/10): Mulai konsisten memperlihatkan konsistensi bermain meski berganti tandem dari Phil Jones ke Eric Bailly. Solid ketika bermain, Lindelof juga bisa diandalkan membangun serangan dari belakang.
Eric Bailly (6/10): Lambat menutupi pergerakan Aubameyang. Namun, bermain dengan kepercayaan diri karena diberi kesempatan kedua oleh Solskjaer setelah sebelumnya menerima kartu merah kontra Bournemouth.
Luke Shaw (7/10): Bermain dengan prima di sisi kiri pertahanan United. Kuat ketika bertahan, Shaw juga sering naik membantu serangan.
Lini Tengah
Alexandre Lacazette
Nemanja Matic (7/10): Jenderal lapangan tengah Jose Mourinho malah membaik penampilannya saat dilatih Solskjaer. Melapis lini belakang dengan baik dan melakukan transisi bermain dengan jitu dari fase bertahan ke penyerangan.
Ander Herrera (8/10): Memimpin lini tengah Setan Merah dengan jiwa kepemimpinannya yang kuat. Herrera tidak segan berteriak memberi instruksi kepada rekan setimnya dan sibuk bergerak di lini kedua mengimbangi lini tengah Arsenal.
Paul Pogba (8/10): Titik poin United ketika melancarkan serangan balik. Satu sepakannya yang ditepis Petr Cech berujung dengan gol penentu kemenangan yang dicetak Martial
Lini Depan dan Pemain Pengganti
Alexis Sanchez (7/10): Perlahan menemukan sentuhan terbaiknya. Meski kerap kehilangan bola, Sanchez jadi ancaman bagi mantan klubnya sebelum mencetak gol pembuka setelah melewati Cech dari sudut sempit.
Romelu Lukaku (9/10): Tampil dominan selama 30 menit dan memberi dua assists untuk gol Sanchez dan Lingard. Bukti bahwa Lukaku bukan hanya sekedar pencetak gol untuk United.
Jesse Lingard (9/10): Pergerakannya yang dinamis merepotkan lini belakang Arsenal. Performa hebat Lingard dipertegas dengan gol kedua United dari serangan balik.
Pemain Pengganti
Anthony Martial
Marcus Rashford (6/10): Dimasukkan oleh Solskjaer untuk memberikan ancaman bagi pertahanan Arsenal melalui serangan balik.
Anthony Martial (7/10): Masuk di menit yang sama seperti Rashford, menit 72, dan menyempurnakan kemenangan United dengan golnya di menit 82.
Phil Jones (-): Masuk telat di menit 88. Jones masuk untuk memperkuat lini belakang dan menjaga keunggulan tim

David De Gea Tidak Masuk Skuat dalam Laga Menghadapi Arsenal

David De Gea tidak masuk dalam skuad United yang akan melawan Arsenal dalam laga lanjutan Piala FA akhir pekan ini.

Confirmed United squad vs Arsenal:

GK : Romero , Grant , Pereira;

DEF : Dalotn, Jones , Bailly , Lindelof , Shaw , Young;

MID : Fred , Matic , Herrera , Pereira , Pogba , Lingard , Mata;

FWD : Sanchez.  Martial.  Lukaku , Rashford.

#mufc😈

Kenapa Mereka Membenci Mancheater United

Kenapa MEREKA MEMBENCI MANCHESTER UNITED??

1. KLUB DENGAN PENDUKUNG TERBANYAK SEDUNIA

Pada tahun 2013 Manchester United menyatakan bahwa mereka memiliki pendukung sebanyak 659 juta di seluruh dunia. Indonesia sendiri menyumbangkan sebanyak 55 juta pendukung. Indonesia sendiri dengan jumlah populasi yang

mencapai 255 juta orang masih kalah dengan total pendukung United di seluruh dunia.

2. KLUB INGGRIS TERKAYA 2016

Finis di urutan kelima musim lalu dan tidak bermain di Liga Champions bukan menjadi masalah bagi Manchester United, buktinya tahun 2016 majalah Forbes merilis tim-tim sepak bola paling bernilai di dunia dan hasilnya? Juara Inggris 20 kali ini berada di urutan ketiga dengan total nilai mereka $2,94 milyar di bawah Real Madrid ($3,3 milyar) dan Barcelona ($3,17 milyar) yang notabene sukses musim lalu di liganya.

Tim Inggris lain? Pesaing terdekat United adalah Arsenal yang berada di urutan lima dalam daftar tersebut dengan nilai mereka saat ini hanya mencapai $2 milyar, tim Inggris lainnya yang paling dekat jaraknya dengan United adalah Mancheter City ($1,9 milyar), Chelsea ($1,6 milyar), dan terakhir Liverpool ($1,5 milyar).

3. Lulusan Akademi Sepak Bola United Tersebar di Seluruh Eropa

Selain Class of 92, siapa pemain akademi Manchester United yang Anda kenal? James Wilson, Adnan Januzaj, Jesse Lingard atau bahkan Paul Pogba? Bukan.. bukan itu yang kami maksud. Jebolan dari akademi United ada di mana-mana. Mereka dilabeli sebagai "pemain gagal" di United, tetapi sukses menjadi pilar utama di klub lain.

Tahun 90an banyak pemain lulusan akademi United yang memiliki potensi tetapi gagal menembus tim utama karena banyaknya pemain bintang di skuat utama. Boran Djordjic, Danny Webber, Jonathan Greening, Ronnie Wallwork dan masih banyak lagi produk akademi setan merah yang melanglang buana di seluruh dunia.

Pada era 2000 hingga sekarang, akademi United menelurkan banyak pemain berbakat dan sekarang sudah menjadi pemain kunci timnya masing-masing.

Jual Jaket dan aksesoris MAnchester United paling lengkap

Jual Jaket dan aksesoris MAnchester United paling lengkap
Jual Jaket dan aksesoris MAnchester United paling lengkap

Entri Populer