Kekalahan perdana di musim ini tidak
bisa dijadikan penghakiman mengingat
perjalanan masih panjang.
Adhe Makayasa
18 Agu 2014 09:23:44
OLEH ADHE MAKAYASA Ikuti di twitter
Klub penghuni urutan ketujuh Liga
Primer Inggris musim lalu, Manchester
United, baru saja mengalami
kekalahan perdana di musim ini dari
Swansea City, tim yang sejatinya
mereka kalahkan pada laga pembuka
musim sebelumnya.
Di pertandingan itu, United harus
tertinggal terlebih dahulu setelah Ki
Sung-Yueng mencetak gol di babak
pertama sebelum akhirnya disamakan
oleh Wayne Rooney di awal babak
kedua. Akan tetapi, sebuah gol
pamungkas dari Gylfi Sigurdsson
membuat tuan rumah tertunduk lesu
sebagaimana Louis Van Gaal
menandai debut resminya di Theatre of
Dreams dengan kekalahan.
Kalah | United harus menelan
kekalahan di laga perdana musim ini.
Banyak orang lantas mengkhawatirkan
tentang deja vu penampilan buruk
musim lalu yang mungkin terjadi lagi
di musim ini. Same old story, United
masih terlihat linglung dan kurang
pede untuk menunjukkan kualitas
mereka lantaran dibayang-bayangi
kegagalan.
Melawan Swansea, para pemain United
memang mampu menguasai
permainan, tapi mereka memiliki
kelemahan dalam melancarkan
serangan yang benar-benar mampu
'menyakiti' pertahanan lawan. Jika
Anda melihat pertandingan itu, Rooney
beserta kolega lebih banyak melakukan
back pass ke lini belakang selagi
formasi 3-5-2 yang belum terlalu apik
diterapkan.
Dalam sistem baru tersebut, trio bek
yang dipercayakan kepada Phil Jones,
Chris Smalling dan Tyler Blackett
masih canggung dan bingung soal
pembagian tugas. Untuk
permasalahan ini, hanya Jones yang
tampil gemilang mengawal pertahanan
sementara Smalling dan Blackett kerap
memberikan long ball ke lini depan
yang kurang efektif.
Gelandang Ander Herrera juga gagal
menampilkan permainan apik seperti
saat pramusim dan tidak berhasil
untuk memberikan umpan-umpan
terobosan yang menjadi kelebihannya
hingga akhirnya ia digantikan oleh
Marouane Fellaini di menit ke-67. Tak
jauh beda dengan rekrutan baru itu,
Juan Mata juga tidak begitu istimewa
performanya selagi lini depan yang
otomatis hanya dijalankan oleh
Rooney.
Minim Dukungan | Rooney praktis
bekerja sendirian di lini depan.
Meski mendapati timnya kalah,
Rooney, yang dipercaya sebagai
kapten, mencoba berpikir positif dan
memilih untuk menatap laga ke depan,
yakni pertandingan tandang melawan
Sunderland pada akhir pekan nanti.
"Kami memiliki delapan hari sebelum
pertandingan berikutnya," ujar Rooney
kepada MUTV. "Kami harus
mempersiapkan diri dengan baik dan
melupakan hasil ini. Kami harus
memulai musim dari sana.
"Pertandingan ini [melawan Swansea]
sejatinya ingin kami menangi guna
memulai musim kami, namun kami
belum sanggup melakukan itu. Kami
harus belajar dari apa yang salah
selama pekan ini. Kami akan
melakukan itu. Saya kira hari ini kami
tidak bermain bagus sebagai sebuah
tim seperti seharusnya. Kami harus
segera memperbaiki ini," imbuhnya.
Senada dengan Rooney, gelandang
sekaligus wakil kapten Darren Fletcher
juga tak mempermasalahkan hasil di
laga kemarin meski timnya dihujani
banyak kritik menyusul kekalahan 2-1
dari Swansea.
Menanggapi kritikan itu, Fletcher
menilai hal tersebut hanya akan
menjadi alat untuk memotivasi mereka
guna meraih hasil yang baik di akhir
musim.
"Orang sudah menunggu kesempatan
untuk bisa mengejek United selama
bertahun-tahun dan sekarang mungkin
jadi waktu yang tepat," jelas Fletcher
kepada Football365. "Saya yakin kami
akan memiliki musim yang bagus.
Semua pemain meyakininya. Komentar
miring memberikan kami determinasi
besar, tak diragukan lagi," tegasnya.
Optimistis | Fletcher meyakini timnya
akan memiliki musim yang bagus.
United memang boleh kalah di
pertandingan perdana musim ini.
Namun sisi positifnya adalah
perjalanan masih panjang dan mereka
memiliki sejumlah waktu untuk
memperbaiki diri. Tak ketinggalan,
masih ada waktu tersisa untuk
mendatang.
CATATAN Liga Primer Inggris: Dunia Belum Berakhir Untuk Manchester United
Entri Populer
-
Dalam sejarah panjangnya, Manchester United selalu mencetak pemain-pemain berkelas. Nama- nama legendaris melenggang penuh pesona di lap...
-
Juan Mata García Juan Manuel Mata García, atau yang lebih dikenal sebagai Juan Mata, adalah salah satu nama besar dalam dunia s...
-
‘Alex Ferguson asked me to join Man Utd – but I chose Arsenal’ Metro.co.uk http://dlvr.it/THtcSB
-
Man Utd 2-1 Leicester: Harry Maguire heads late winner against former club as holders book fifth-round spot with comeback win Sky Sports ...
-
Marijo Tot adalah seorang pelatih sepak bola asal Kroasia yang lahir pada 2 Juni 1972 di Županja. Dengan lisensi UEFA Pro, ia te...
-
Masih banyak sekali yang belum paham Tentang naturalisasi dan pemain keturunan. Mungkin penjelasan diatas kita bisa membantu dan...
-
📌Justin Hubner menolak dicoret Patrick Kluivert. El Preman diduga sindir Patrick Kluivert di postingan Instagram terbarunya ...
-
Where it all went wrong for Marcus Rashford at Manchester United Manchester Evening News http://dlvr.it/THssSX
-
📌DETIKBOLA77 NEWS - “Aku mau bermain di timnas senior, dan lolos piala dunia dan bermain. Tapi pertama aku ingin bermain bagus di tim, di U...
-
Jadwal MU Tour Selanjutnya MU vd PSG Tanggal 30-07-2015 Jam 03.00 am
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Kami membutuhkan admin,bantu kamim untuk memperbesar anggota manchunian & manchuniangel.
Komen di bawah dengan menyertakan :
Nama :
E-mail :
Dan kirimkan foto tentang Manchunian atau MU ke Misrani_motri@yahoo.co.id